PERINGATAN ISRO’ MI’ROJ DAN ULANG TAHUN PESANTREN BINAUMMA TEBUIRENG

Oleh : Abdul Haris MAQ

Pada tanggal 14 mei 2016 yayasan tebuireng binaumma kembali mengadakan acara yang lumayan cukup besar yaitu memperingati isro’ mi’roj nabi Muhammad SAW  sekaligus ulang tahun pesantren yang kedua yang bertemakan meningkatkan peran pesantren sebagai pencetak ulama yang berjiwa toleran, acara tersebut di selenggarakan dan di panitiai oleh para mahasantri dengan bimbingan para dosen yang kaya akan talenta, dengan kerjasama yang kompak acara tersebut dapat berjalan dengan baik dan lancar, yang bahkan acara tersebut bisa dikatakan sukses.

Acara yang dihadiri oleh 300 lebih masyarakat serta tokoh agama dari daerah sekitar lingkungan pesantren tersebut menampilkan mahasantri bimbingan dosen dalam bidang seni berupa seni sholawat banjari, dan juga menampilkan santri diniyah bimbingan mahasantri yang berupa seni sholawat yang di iringi marawis. Bisa dibilang keduanya merupakan daya tarik tersendiri dalam acara ini, mengingat bahwa marawis pada umunya dimainkan oleh pemuda-pemudi usia dewasa sedangkandisini dimainkan oleh anak-anak usia dini dari mulai kelas 2 sd hingga 1 smp, sedangakan shalawat banjari masih langka terdengar di daerah jawa barat, meski keduanya belum dapat di bilang sebagai grup-grup sholawat yang sudah professional namun keduanya mendapatkan tanggapan sangat baik dari para masyarakat, hal ini terbukti ketika para masyarakat mulai mengundang baik banjari ataupun marawis untuk turut berpartisipasi dalam memeriahkan acara-acara yang di adakan di desa seperti maulid ataupun isro’ mi’roj nabi Muhammad SAW, dengan menyelenggarakan acara-acara seperti itu selain untuk memperingati hari-hari besar tersebut.

Penyelenggaraan acara tersebut juga bertujuan untuk lebih mengenalkan pondok pesantren Binaumma Tebuireng kepada masyarakat luas agar nantinya akan mendapatkan kemudahan dalam mengamalkan ilmu dan berdakwah di kalangan masyarakat sekitar. Dalam acara-acara yang di selenggarakan oleh yayasan Tebuireng Binaumma, kyai yang sebagai penceramah memberikan pencerahan khususnya kepada para santri dan umumnya kepada masyarakat sekitar untuk selalu bersemangat dalam menuntut ilmu dan pentingnya pendidikan agama dalam kehidupan, bahkan Ky. Achmad Nadzier yang merupakan alumni dari tebuireng dalam ceramahnya pada peringatan maulid nabi di pesantren Binaumma Tebuireng mengutarakan pentingnya memiliki jiwa pendidik dalam diri setiap guru, dan seorang guru layaknya dipilih bukan melalui ijasah melainkan penilaian terhadap besar kecilnya jiwa pendidik dalam diri setiap calon guru.

Adapun acara 14 mei kemaren dihadiri oleh KH. Muhfidun Pasha sebagai penceramah dalam acara tersebut, beliau adalah ketua dewan fatwa MUI Cianjur. beliau juga menjelaskan cara mendidik yang baik dan  sesuai dengan yang diajarkan nabi, yaitu dengan mendidik qolbiyahnya yang akan menghasilkan tadzakkur berdzikir, dan juga mendidik aqliyahnya yang akan menghasilkan tafakkur berfikir, dengan tadzakkur berdzikir orang akan benar dan dengan tafakkur berfikir orang akan pintar.

Pada acara tersebut juga dilakukan pemotongan tumpeng sebagai simbol ulang tahun pesantren yang kedua yang di pimpin oleh ketua Pembina Yayasan yaitu Bapak Tedjo Baskoro, SH, serta di iringi oleh alunan musik banjari.

Post comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2015 Binaumma Tebuireng. All rights.